3. Mendukung Produksi ASISalah satu keunggulan anggur terletak pada kandungan polifenol dan fitoestrogen alaminya. Senyawa ini dipercaya dapat membantu menstimulasi hormon estrogen yang berperan dalam proses produksi ASI.
Meski demikian, konsumsi anggur sebaiknya tetap diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, frekuensi menyusui atau memompa ASI yang teratur, serta nutrisi lain seperti protein dan lemak sehat agar produksi ASI semakin maksimal.
4. Membantu Menjaga Fungsi Otak dan Daya Ingat
Fenomena mudah lupa setelah melahirkan atau yang sering disebut mommy brain merupakan kondisi umum akibat perubahan hormon dan kelelahan. Kandungan resveratrol dalam buah anggur diketahui memiliki efek positif terhadap fungsi otak, termasuk daya ingat dan konsentrasi.
Selain mengonsumsi anggur, ibu menyusui juga disarankan untuk menjaga kualitas tidur, mengelola stres, dan melatih otak dengan aktivitas sederhana seperti membaca atau permainan logika.
5. Menguatkan Rambut dan Mengurangi KerontokanRambut rontok pasca melahirkan sering membuat ibu menyusui merasa kurang percaya diri. Perubahan hormon menjadi faktor utama kondisi ini. Anggur mengandung vitamin dan mineral yang mendukung kesehatan folikel rambut, sehingga membantu memperkuat akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut baru.
Dengan konsumsi rutin dan perawatan rambut yang tepat, masalah kerontokan bisa berangsur membaik.
6. Membantu Tidur Lebih Berkualitas
Kurang tidur merupakan tantangan besar bagi ibu menyusui. Menariknya, kulit buah anggur mengandung melatonin alami, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur. Mengonsumsi anggur dapat membantu tubuh lebih rileks dan tidur menjadi lebih nyenyak.
Pastikan anggur dicuci bersih sebelum dikonsumsi, terutama jika dimakan bersama kulitnya, untuk menghindari residu pestisida.
Tips Aman Mengonsumsi Anggur Saat Menyusui