MATAJAMBI.COM - Rasa manis berpadu sedikit asam membuat buah anggur menjadi salah satu buah favorit anak-anak. Selain menyegarkan dan mudah dikonsumsi, anggur ternyata menyimpan segudang manfaat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Buah anggur hadir dalam beragam warna seperti merah, hijau, ungu, hingga hitam. Seluruh jenis tersebut memiliki kandungan nutrisi yang baik dan bisa dijadikan pilihan camilan sehat di sela aktivitas anak. Setelah dicuci bersih, anggur dapat langsung dimakan tanpa perlu dikupas atau dipotong, sehingga praktis dan disukai oleh Si Kecil.
Di balik bentuknya yang kecil, anggur mengandung berbagai zat gizi penting, mulai dari serat, vitamin C, vitamin K, mineral, hingga senyawa aktif antioksidan yang berperan menjaga daya tahan tubuh anak.
Kandungan nutrisi tersebut menjadikan buah anggur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi anak secara rutin dalam porsi yang wajar. Berikut sejumlah manfaat buah anggur bagi kesehatan anak yang penting untuk diketahui orang tua.
1. Membantu Melindungi Anak dari Infeksi
Buah anggur mengandung vitamin C dan antioksidan polifenol yang berperan memperkuat sistem imun tubuh. Selain itu, senyawa resveratrol di dalam anggur diketahui memiliki potensi melawan virus dan bakteri yang dapat masuk melalui makanan, sehingga membantu anak lebih tahan terhadap infeksi.
2. Menjaga Kesehatan Mata AnakAnggur mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Kedua senyawa ini membantu meningkatkan ketajaman penglihatan, memperkuat kemampuan mata melihat cahaya terang, serta menjaga kesehatan retina sejak usia dini.
3. Mendukung Sistem Pencernaan yang Sehat
Kandungan serat dan air yang cukup tinggi pada anggur membantu melancarkan pencernaan anak dan mencegah sembelit. Selain itu, antioksidan dalam anggur juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh.
4. Menunjang Fungsi Otak dan Daya Ingat
Resveratrol dalam buah anggur berperan melindungi sel saraf otak dari kerusakan. Nutrisi ini dipercaya dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, termasuk daya ingat dan kemampuan belajar anak, terutama saat masa pertumbuhan.