MUARO JAMBI, MATAJAMBI.COM - Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, membuka secara resmi Rapat Evaluasi Pelaporan Pelaksanaan Stunting melalui aplikasi Web Aksi Bangda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tahun 2026, Selasa 26 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Muaro Jambi itu dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, mulai dari kepala OPD, camat, kepala puskesmas, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PUPR, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), hingga operator data kecamatan dan puskesmas se-Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam sambutannya, Junaidi H. Mahir menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan agenda penting yang tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan Kabupaten Muaro Jambi.
Menurutnya, upaya percepatan penurunan angka stunting membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor agar program yang dijalankan dapat berjalan maksimal.
“Stunting menyangkut kualitas generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor harus terus kita dorong agar target penurunan stunting tercapai optimal melalui sistem pelaporan Web Aksi Bangda yang akurat dan akuntabel,” ujar Junaidi H. Mahir.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas data dalam sistem pelaporan kepada pemerintah pusat. Sebab, data yang akurat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan evaluasi program penanganan stunting di daerah.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Wakil Bupati berharap seluruh peserta dapat menyamakan persepsi, menyelesaikan kendala teknis di lapangan, serta menyusun langkah strategis agar pelaporan Semester I Tahun 2026 berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Junaidi H. Mahir turut mengingatkan bahwa keberhasilan program penurunan stunting tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi juga dari kualitas administrasi dan validitas laporan yang disampaikan.
“Keberhasilan penanganan stunting tidak hanya diukur dari seberapa banyak kegiatan yang kita lakukan, tetapi juga dari kualitas data dan laporan yang kita sajikan ke pemerintah pusat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sendiri terus berkomitmen memperkuat program percepatan penurunan stunting melalui koordinasi lintas sektor, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan sistem pelaporan berbasis digital melalui Web Aksi Bangda Kemendagri.