Hukum

Polres Batang Hari Launching Kampung Bebas Narkoba di Sungai Pulai, Warga Diajak Jadi Garda Terdepan

0

0

matajambi |

Selasa, 16 Jun 2026 08:51 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Polres Batang Hari Launching Kampung Bebas Narkoba di Sungai Pulai, Warga Diajak Jadi Garda Terdepan - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

BATANG HARI, MATAJAMBI.COM - Upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba, Satresnarkoba Polres Batang Hari resmi meluncurkan program Kampung Bebas Narkoba di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.

Kegiatan launching yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sungai Pulai pada Senin 15 Juni 2026 itu dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasatresnarkoba Polres Batang Hari AKP Saprizal, SH, MH, Kepala Desa Sungai Pulai Yanuar Efendi, S.IP, perwakilan Kecamatan Muara Tembesi, unsur TNI-Polri, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga warga setempat.

Program Kampung Bebas Narkoba ini menjadi salah satu strategi Polres Batang Hari dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika dari lingkungan terkecil, yakni desa.

Desa Sungai Pulai Siap Jadi Garda Terdepan Perang Melawan Narkoba

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Pulai Yanuar Efendi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Batang Hari yang memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda sekaligus mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pemerintah Desa Sungai Pulai berkomitmen mendukung penuh program ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” ujarnya.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari pihak Kecamatan Muara Tembesi yang menilai pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.

Menurut perwakilan kecamatan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga dinilai menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Kasatresnarkoba Polres Batang Hari AKP Saprizal menegaskan bahwa pembentukan Kampung Bebas Narkoba merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memperluas jangkauan peredarannya hingga ke berbagai wilayah, termasuk kawasan pedesaan.

Karena itu, masyarakat diminta menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memperkuat pengawasan keluarga, serta tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Sumber :

1 2

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER