Metronews

Rahasia Puasa Tetap Bugar! Ternyata Ini Manfaat Sahur yang Jarang Disadari

0

0

matajambi |

Kamis, 19 Feb 2026 09:14 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Manfaat Sahur bagi Kesehatan, Kunci Tubuh Tetap Bugar Selama Puasa - (pixaby)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Menjalani ibadah puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga bagaimana menjaga kondisi tubuh tetap prima sepanjang hari. Salah satu kunci utamanya adalah sahur. Manfaat sahur tidak sekadar untuk mengisi perut sebelum imsak, melainkan berperan penting dalam menjaga energi, konsentrasi, serta daya tahan tubuh selama berpuasa.

Sayangnya, masih ada sebagian orang yang menganggap sahur hanya rutinitas atau bahkan memilih untuk melewatkannya.

Padahal, melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko tubuh cepat lelah, dehidrasi, hingga gangguan pencernaan. Terlebih bagi lansia maupun individu dengan kondisi medis tertentu, sahur menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kesehatan saat menahan lapar dan haus dalam waktu yang cukup panjang.

Salah satu manfaat utama sahur adalah menjaga stamina tubuh. Asupan makanan bergizi saat sahur memberikan cadangan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas hingga waktu berbuka. Tanpa sahur, tubuh cenderung lebih cepat lemas, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.

Baca Juga:

Sambut Ramadhan 1447 H, Kakankemenag Batang Hari Ajak Warga Perkuat Keimanan dan Toleransi

Selain itu, sahur membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup saat sahur dapat mengurangi risiko dehidrasi yang sering memicu sakit kepala, rasa lemah, serta menurunnya fokus. Oleh karena itu, pemenuhan cairan saat sahur sangat dianjurkan agar tubuh tetap segar selama puasa.

Manfaat sahur juga berkaitan dengan pengendalian nafsu makan saat berbuka. Ketika seseorang tidak sahur, rasa lapar saat magrib tiba cenderung lebih tinggi sehingga berisiko makan secara berlebihan. Kondisi ini dapat memicu lonjakan gula darah serta gangguan pencernaan seperti perut kembung atau nyeri ulu hati.

Dari sisi kesehatan pencernaan, menu sahur yang kaya serat dari sayur dan buah serta dilengkapi sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe, dapat membantu menjaga fungsi saluran cerna tetap optimal. Asupan tersebut berperan dalam mencegah sembelit dan menjaga kenyamanan lambung selama berpuasa.

Tak kalah penting, sahur turut memperkuat daya tahan tubuh. Nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral yang dikonsumsi saat sahur membantu menjaga sistem imun tetap optimal sehingga tubuh lebih siap menghadapi aktivitas harian dan tidak mudah terserang penyakit.

Sahur juga berperan dalam menjaga kestabilan gula darah. Dengan asupan energi sebelum puasa dimulai, kadar gula darah lebih terkontrol sehingga risiko pusing, lemas, atau hipoglikemia dapat diminimalkan. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi penderita diabetes, karena melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko gangguan kadar gula darah.

Di sisi lain, manfaat sahur juga berdampak pada fungsi otak. Makanan bergizi yang dikonsumsi saat sahur membantu menjaga konsentrasi dan daya pikir, sehingga aktivitas belajar maupun bekerja tetap berjalan optimal selama bulan puasa.

Selain itu, sahur membantu menjaga kesehatan lambung. Perut yang kosong terlalu lama dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Dengan sahur, risiko keluhan maag seperti mual, perih, atau nyeri ulu hati dapat ditekan.

Agar manfaat sahur lebih maksimal, penting untuk memilih menu yang seimbang. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal dapat menjadi sumber energi tahan lama.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER