Bupati berharap penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026 tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM memiliki ruang untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Harapannya kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Al Haris.
Pekan Kebudayaan Daerah Jambi Elok Nian 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi melalui prosesi pemukulan canang sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan budaya yang akan berlangsung selama tiga hari di Anjungan Rumah Adat Kabupaten Merangin.
Usai prosesi pembukaan, suasana semakin semarak dengan penampilan fashion show budaya yang menampilkan Gubernur Jambi bersama istri, Bupati Merangin bersama istri, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Merangin, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang turut berjalan di atas panggung mengenakan busana bernuansa adat dan budaya daerah.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir dan menjadi salah satu daya tarik utama dalam pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap budaya daerah tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga menjadikan Jambi semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional..