Ia menilai, perdamaian tidak hanya berarti tidak adanya perang. Perdamaian sejati harus menghadirkan keadilan, penghormatan terhadap kemanusiaan, dan kesempatan yang sama bagi seluruh bangsa untuk hidup merdeka.Karena itu, cita-cita membangun Indonesia Raya tidak cukup hanya ditopang oleh kemajuan ekonomi dan teknologi. Pembangunan bangsa juga harus berjalan seiring dengan penguatan moral, karakter, dan nilai-nilai Pancasila.
Fadhil menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan nilai Pancasila. Anak muda Batang Hari diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai sikap hidup yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Generasi muda memiliki peran penting untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya.Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Batang Hari menjadi pengingat bahwa Pancasila harus terus dihidupkan dalam setiap ruang kehidupan. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan, toleransi, dan cinta tanah air harus menjadi dasar dalam membangun daerah dan bangsa.
Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga selesai. Momentum Hari Lahir Pancasila ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebangsaan seluruh peserta, khususnya ASN, pelajar, dan generasi muda Kabupaten Batang Hari.