Metronews

Alhamdulillah! Bupati Merangin dan Delapan Temenggung SAD Akhirnya Berdamai, Kesalahpahaman Berakhir

0

0

matajambi |

Senin, 25 Mei 2026 20:26 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Bupati Merangin M. Syukur dan Delapan Temenggung SAD Duduk Bersama, Kesalahpahaman Akhirnya Selesai - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung
“Kalau ingin ada honor, tentu harus masuk dalam struktur pemerintahan, seperti Kades, Kadus, atau Ketua RT. Kalau mereka masuk dalam kepengurusan RT, baru bisa menerima gaji sesuai ketentuan. Tadi mereka sudah memahami penjelasan itu dan juga menyampaikan permintaan maaf,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Merangin memastikan akan terus membangun komunikasi yang lebih intens dengan masyarakat SAD. Langkah ini dinilai penting agar setiap program pemerintah dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan salah tafsir di lapangan.

Baca Juga:

Lapas Muara Bulian Gandeng Penyuluh Pertanian Batang Hari, Warga Binaan Akan Dilatih Budidaya Jagung

Selain itu, Pemkab Merangin juga berkomitmen memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat SAD, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Pemerintah daerah berharap anak-anak SAD mendapat akses pendidikan yang lebih baik, sementara keluarga mereka bisa memiliki peluang ekonomi yang lebih layak.

Bupati M. Syukur juga menekankan pentingnya pendekatan yang sabar, bertahap, dan menghargai kearifan lokal. Menurutnya, perubahan pola hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat SAD tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, M. Syukur mengingatkan agar tidak ada pihak luar yang mencoba memanfaatkan masyarakat SAD untuk kepentingan tertentu. Ia menilai, masyarakat SAD harus dilindungi dari provokasi maupun kepentingan yang justru dapat merugikan mereka.

“Saya berharap komunikasi terus dijaga. Jangan sampai ada pihak tertentu yang memanfaatkan keadaan. Kasihan masyarakat kita. Kita ingin warga SAD memiliki kehidupan dan citra baru yang lebih baik ke depan,” tegasnya.

Ia bersyukur audiensi tersebut berjalan lancar dan penuh keterbukaan. Menurutnya, seluruh pihak telah menunjukkan sikap dewasa dan berjiwa besar dalam menyelesaikan persoalan.

“Perbaikan kebiasaan lama tentu butuh proses dan dilakukan secara bertahap. Tapi alhamdulillah, hari ini semua berjalan sangat baik dan saling berjiwa besar,” pungkas Bupati M. Syukur.

Dengan selesainya audiensi tersebut, Pemkab Merangin berharap hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat SAD semakin harmonis. Pemerintah juga memastikan ruang komunikasi akan terus dibuka agar berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui dialog, bukan dengan ketegangan.

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER