MATAJAMBI.COM - Menjaga asupan cairan tubuh saat berolahraga menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung performa dan menjaga kesehatan tubuh. Banyak orang hanya fokus pada jenis latihan yang dilakukan, namun lupa bahwa kekurangan cairan atau dehidrasi dapat berdampak serius, mulai dari tubuh cepat lelah hingga gangguan kesehatan yang membahayakan.
Saat beraktivitas fisik, tubuh akan kehilangan cairan melalui keringat. Karena itu, memilih minuman yang tepat sebelum, selama, dan setelah olahraga sangat diperlukan agar tubuh tetap terhidrasi dan stamina terjaga.
Air putih masih menjadi pilihan terbaik bagi sebagian besar orang, terutama untuk olahraga ringan hingga sedang. Namun, dalam kondisi tertentu seperti latihan intensitas tinggi atau olahraga berdurasi panjang, tubuh memerlukan tambahan elektrolit, karbohidrat, hingga protein untuk membantu proses pemulihan.
Tubuh manusia sendiri sebagian besar terdiri dari cairan. Lebih dari 60 persen komposisi tubuh adalah air yang berperan penting dalam menjaga fungsi organ, melumasi sendi, mengatur suhu tubuh, hingga membantu distribusi nutrisi ke seluruh tubuh.
Ketika seseorang berolahraga, cairan tubuh akan terus berkurang akibat produksi keringat yang meningkat. Jika kehilangan cairan ini tidak segera diganti, tubuh bisa mengalami penurunan performa, kram otot, hingga dehidrasi berat.
Ahli gizi olahraga sekaligus penulis buku nutrisi olahraga, Nancy Clark, menyebut bahwa bagi kebanyakan orang, air putih sebenarnya sudah cukup untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah olahraga.
Meski begitu, jenis minuman yang dikonsumsi tetap perlu disesuaikan dengan intensitas latihan. Untuk olahraga berat yang berlangsung dalam waktu lama, susu cokelat disebut bisa menjadi pilihan minuman pemulihan yang efektif.Susu cokelat mengandung kombinasi karbohidrat dan protein yang dapat membantu mengembalikan energi sekaligus memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan setelah latihan. Selain itu, kandungan natrium dan kalsium di dalamnya juga membantu mengganti mineral tubuh yang hilang melalui keringat.
Tak hanya itu, minuman ini juga dipercaya mampu mempercepat pemulihan otot dan mengurangi rasa pegal setelah olahraga berat seperti lari maraton, bersepeda jarak jauh, maupun latihan beban intens.
Namun, beberapa orang mungkin merasa kurang nyaman mengonsumsi susu saat berolahraga karena dapat menyebabkan perut terasa penuh atau lamban. Oleh sebab itu, susu cokelat lebih dianjurkan sebagai minuman pasca-latihan dibanding diminum ketika aktivitas olahraga masih berlangsung.
Selain air putih dan susu cokelat, minuman olahraga atau air kelapa juga dapat menjadi alternatif untuk membantu mengembalikan elektrolit tubuh. Elektrolit merupakan mineral penting yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan serta kestabilan pH darah.
Tak hanya dari minuman, kebutuhan elektrolit juga dapat dipenuhi melalui berbagai jenis makanan sehat. Buah pisang, alpukat, jus jeruk, hingga tahu mengandung mineral penting yang membantu tubuh tetap bertenaga setelah aktivitas fisik.