Selain itu, penelitian hanya memeriksa perubahan DNA melalui sampel darah dan belum mengamati jaringan tubuh lain seperti otot atau organ tertentu. Data aktivitas peserta juga diperoleh melalui laporan pribadi sehingga masih berpotensi menimbulkan bias.Para ahli menduga salah satu alasan utama seni mampu membantu memperlambat penuaan adalah karena aktivitas tersebut efektif menurunkan tingkat stres. Selama ini stres kronis diketahui berkaitan dengan peradangan dalam tubuh yang dapat mempercepat kerusakan sel dan proses penuaan.
Aktivitas seni dan budaya dinilai mampu memberikan rasa nyaman, koneksi sosial, serta membantu seseorang mengekspresikan emosi dan pikirannya dengan lebih baik. Kondisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan mental sekaligus memperbaiki kualitas hidup.
Dokter geriatri dari Kaiser Permanente Virginia, Angela Hsu menjelaskan bahwa kegiatan seperti membaca, melukis, menari, dan bermain musik dapat merangsang banyak area otak sekaligus, termasuk kemampuan bahasa, koordinasi, konsentrasi, hingga pemrosesan informasi.
Stimulasi tersebut dipercaya membantu memperkuat koneksi saraf dan menjaga fungsi otak tetap optimal seiring bertambahnya usia. Bahkan beberapa penelitian sebelumnya juga menyebut aktivitas kreatif dapat membantu menurunkan risiko demensia dan penurunan kognitif pada lansia.
Sementara itu, Sharon Brangman menyebut penelitian terbaru ini menjadi salah satu studi pertama yang secara langsung menghubungkan seni dengan perlambatan penuaan biologis.Sebelumnya, World Health Organization atau WHO juga pernah merilis kajian pada 2019 yang menyatakan bahwa seni memiliki manfaat besar terhadap kesehatan mental, kualitas hidup, serta perlindungan terhadap penurunan fungsi otak di usia lanjut.
Para pakar pun menyarankan masyarakat untuk mulai rutin menjalani aktivitas seni dan budaya sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kegiatan tersebut tidak harus mahal atau rumit, karena hal sederhana seperti menulis jurnal, membaca novel, bernyanyi, melukis, hingga menari di rumah sudah dapat memberikan manfaat positif.
Menurut para ahli, konsistensi menjadi faktor terpenting. Aktivitas seni yang dilakukan secara rutin, terutama seminggu sekali, dinilai mampu membantu menjaga kesehatan otak, menurunkan stres, dan memperlambat proses penuaan tubuh secara alami.
Manfaatnya bahkan disebut akan semakin besar jika kegiatan tersebut dilakukan bersama orang lain karena dapat meningkatkan interaksi sosial dan mengurangi rasa kesepian.
Selain aktivitas seni, para pakar tetap menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat lainnya seperti rutin berolahraga, tidur cukup, mengelola stres, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar proses penuaan berjalan lebih sehat dan berkualitas.