Kesehatan

Bukan Cuma Olahraga! Peneliti Sebut Melukis dan Membaca Bisa Bikin Tubuh Lebih Awet Muda

0

0

matajambi |

Minggu, 17 Mei 2026 06:45 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Bukan Cuma Olahraga! Peneliti Sebut Melukis dan Membaca Bisa Bikin Tubuh Lebih Awet Muda - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Membaca buku, mendengarkan musik favorit, hingga mengunjungi museum atau pameran seni ternyata bukan sekadar aktivitas hiburan semata. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa kebiasaan menikmati seni dan budaya berpotensi membantu memperlambat proses penuaan biologis tubuh manusia.

Temuan menarik tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Innovation in Aging yang meneliti hubungan antara aktivitas seni dengan kesehatan sel tubuh dan umur panjang seseorang.

Penelitian itu menunjukkan bahwa orang yang rutin terlibat dalam kegiatan budaya dan seni cenderung mengalami proses penuaan biologis lebih lambat dibanding mereka yang jarang melakukannya. Bahkan manfaat tersebut sudah terlihat meski aktivitas dilakukan hanya beberapa kali dalam setahun.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa usia biologis berbeda dengan usia sebenarnya. Usia biologis menggambarkan kondisi tubuh berdasarkan kesehatan sel, jaringan, dan DNA seseorang. Dalam banyak kasus, usia biologis dianggap lebih akurat dalam menentukan kondisi kesehatan dan risiko penyakit dibanding usia kronologis.

Baca Juga:

Hasil Final ACL Two 2026: Al Nassr Tumbang 0-1 dari Gamba Osak, Ronaldo Kembali Gagal Angkat Trofi

Penelitian yang dipimpin oleh Feifei Bu dari University College London melibatkan sekitar 3.500 orang dewasa yang tergabung dalam studi jangka panjang rumah tangga Inggris.

Para peserta diminta menjelaskan seberapa sering mereka melakukan berbagai aktivitas budaya selama satu tahun terakhir, mulai dari membaca, bernyanyi, melukis, bermain musik, menghadiri konser, hingga mengunjungi museum dan galeri seni.

Selain itu, peneliti juga membandingkan aktivitas tersebut dengan kegiatan fisik seperti lari dan Pilates untuk melihat pengaruhnya terhadap proses penuaan biologis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam aktivitas seni berkaitan erat dengan perlambatan penuaan pada tingkat sel tubuh. Orang yang mengikuti kegiatan budaya minimal tiga kali dalam setahun tercatat mengalami proses penuaan biologis sekitar 2 persen lebih lambat dibanding mereka yang hampir tidak pernah melakukannya.

Menariknya, semakin rutin seseorang menjalani aktivitas seni dan budaya, manfaat yang diperoleh juga semakin besar. Penelitian menemukan bahwa aktivitas bulanan mampu memperlambat penuaan hingga 3 persen, sedangkan kegiatan mingguan berkaitan dengan perlambatan hingga 4 persen.

Baca Juga:

Kapolres Batang Hari Ikuti Panen Raya Jagung Nasional Kuartal II 2026 Bersama Presiden Prabowo

Hubungan tersebut tetap terlihat meskipun peneliti telah memperhitungkan faktor lain seperti indeks massa tubuh (BMI), kebiasaan merokok, tingkat pendidikan, dan kondisi ekonomi.

Temuan ini memunculkan anggapan bahwa aktivitas seni mungkin memiliki manfaat kesehatan yang sebanding dengan olahraga. Dokter spesialis umur panjang asal Los Angeles, Kien Vuu menyebut bahwa membaca buku atau menghadiri konser bisa memberi dampak biologis yang hampir serupa dengan latihan fisik terhadap tubuh manusia.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa studi ini masih memiliki sejumlah keterbatasan. Dari tujuh metode pengukuran usia biologis yang digunakan, hanya tiga yang menunjukkan hubungan signifikan antara seni dan perlambatan penuaan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


Adri

0

0

Metronews

Senin, 24 Jun 2024 14:43 WIB

BERITA TERKINI


BERITA POPULER