Banyak orang masih keliru menyimpan mayones atau saus berbahan susu dan telur di meja setelah dibuka. Padahal, produk seperti mayones sangat rentan menjadi tempat berkembangnya bakteri jika berada terlalu lama di suhu ruang.Setelah dibuka, mayones sebaiknya langsung disimpan di dalam kulkas dan idealnya dikonsumsi dalam waktu dua bulan agar tetap aman dan berkualitas baik.
8. Buah dan Sayur yang Sudah Dipotong
Buah atau sayuran yang sudah dikupas dan dipotong memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri dibanding produk utuh. Karena itu, makanan jenis ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama di meja dapur.
Produk segar yang sudah dipotong sebaiknya segera dimasukkan ke dalam wadah tertutup lalu disimpan di kulkas untuk memperlambat pertumbuhan bakteri penyebab keracunan makanan.
Selain menjaga keamanan pangan, pendinginan juga membantu menjaga rasa dan tekstur tetap segar.
Selain mengetahui makanan apa saja yang harus didinginkan, cara penyimpanan di dalam kulkas juga sangat berpengaruh terhadap daya tahan makanan.Sayuran sebaiknya disimpan di laci khusus dengan tingkat kelembapan tinggi agar tetap segar lebih lama. Sementara buah-buahan lebih cocok ditempatkan di laci dengan kelembapan rendah untuk mencegah pembusukan cepat.
Daging dan unggas mentah dianjurkan disimpan di bagian paling dingin kulkas agar tetap aman. Sedangkan makanan laut sebaiknya disimpan pada suhu di bawah 4 derajat Celcius atau diletakkan di atas es.
Sisa makanan matang juga perlu disimpan dalam wadah kedap udara untuk mengurangi risiko bakteri dan menjaga kualitas rasa.
Penyimpanan yang Tepat Bisa Cegah Keracunan Makanan
Kesalahan dalam menyimpan makanan sering kali dianggap sepele, padahal dapat berdampak serius bagi kesehatan. Bakteri berbahaya dapat berkembang sangat cepat pada makanan yang disimpan di suhu tidak tepat.
Karena itu, memahami cara penyimpanan makanan yang benar menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengurangi pemborosan akibat makanan cepat rusak.