Kesehatan

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Ini Penjelasan Dokter dan Dampaknya untuk Bayi

0

0

matajambi |

Senin, 11 Mei 2026 07:55 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Ini Penjelasan Dokter dan Dampaknya untuk Bayi - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM – Banyak ibu menyusui masih merasa ragu saat ingin mengonsumsi minuman bersoda. Tidak sedikit yang khawatir soda dapat memengaruhi kualitas ASI hingga membuat bayi menjadi kembung, rewel, atau sulit tidur. Di sisi lain, ada pula yang menganggap minuman bersoda tetap aman selama tidak dikonsumsi berlebihan.

Perdebatan soal boleh atau tidaknya ibu menyusui minum soda memang cukup sering muncul di tengah masyarakat. Bahkan sebagian orang tua atau keluarga masih melarang ibu menyusui menikmati minuman ringan selama masa pemberian ASI eksklusif.

Muncul anggapan bahwa gas dari minuman bersoda bisa ikut terbawa melalui ASI dan membuat bayi mengalami gangguan pencernaan. Namun benarkah demikian?

Faktanya, hingga saat ini belum ada penelitian medis yang menyebutkan bahwa minuman soda sepenuhnya dilarang bagi ibu menyusui. Secara umum, ibu menyusui masih diperbolehkan mengonsumsi soda selama jumlahnya terbatas dan tidak menimbulkan efek tertentu pada tubuh ibu maupun kondisi bayi.

Baca Juga:

Bupati M. Syukur Lepas 388 Jamaah Haji Merangin, Tangis Haru Iringi Keberangkatan di Tengah Hujan

Saat makanan atau minuman dikonsumsi ibu menyusui, tubuh akan memproses zat-zat tersebut terlebih dahulu sebelum diproduksi menjadi ASI. Artinya, gas atau karbonasi dalam soda tidak langsung berpindah ke ASI seperti yang selama ini banyak dipercaya.

Meski demikian, bukan berarti soda boleh diminum tanpa batas. Minuman bersoda umumnya mengandung kadar gula tinggi, pemanis buatan, kafein, serta zat tambahan lain yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi kesehatan ibu menyusui.

Pada beberapa jenis soda, kandungan kafein bisa membuat ibu menjadi lebih sulit tidur atau mudah dehidrasi. Selain itu, kadar gula yang terlalu tinggi juga berpotensi meningkatkan risiko kenaikan berat badan, gangguan metabolisme, hingga diabetes jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang.

Tak hanya berdampak pada ibu, sebagian bayi juga bisa menunjukkan reaksi tertentu setelah ibunya mengonsumsi soda berkafein. Misalnya bayi menjadi lebih gelisah, sulit tidur, atau tampak lebih sensitif dari biasanya. Meski efek ini tidak selalu terjadi, ibu menyusui tetap dianjurkan memperhatikan kondisi bayi setelah minum soda.

Baca Juga:

Barcelona Juara Liga Spanyol Usai Hancurkan Real Madrid 2-0 di El Clasico

Dokter dan ahli kesehatan umumnya menyarankan ibu menyusui untuk tetap mengutamakan asupan cairan sehat seperti air putih, susu, jus alami tanpa gula berlebihan, serta makanan bergizi seimbang agar produksi ASI tetap optimal.

Jika ingin menikmati soda sesekali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman selama masa menyusui.

Batasi konsumsi minuman bersoda maksimal sekitar satu gelas atau 250 mililiter per hari. Hindari kebiasaan minum soda setiap hari dan cukup konsumsi sesekali, misalnya satu atau dua kali dalam seminggu.

Ibu menyusui juga dianjurkan memilih soda tanpa kafein untuk mengurangi risiko bayi menjadi rewel atau sulit tidur. Selain itu, perhatikan reaksi tubuh setelah minum soda, termasuk kondisi Si Kecil dalam beberapa jam berikutnya.

Sumber :

1 2

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER