Metronews

Bupati M. Syukur Lepas 388 Jamaah Haji Merangin, Tangis Haru Iringi Keberangkatan di Tengah Hujan

0

0

matajambi |

Senin, 11 Mei 2026 07:50 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

388 Jamaah Calon Haji Merangin Dilepas ke Tanah Suci, Tangis Haru Iringi Keberangkatan di Tengah Hujan - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

BANGKO, MATAJAMBI.COM – Suasana penuh haru dan kekhusyukan menyelimuti Masjid Baitul Makmur, Bangko, Senin dini hari 11 Mei 2026, saat Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi melepas keberangkatan ratusan jamaah calon haji menuju Tanah Suci Mekkah.

Meski hujan mengguyur sejak subuh, semangat dan antusiasme para jamaah beserta keluarga yang mengantar tidak surut sedikit pun. Tangis haru pecah di beberapa sudut masjid ketika para calon tamu Allah bersiap memulai perjalanan spiritual menunaikan ibadah haji, rukun Islam kelima yang telah lama mereka nantikan.

Acara pelepasan jamaah haji tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur bersama Wakil Bupati A. Khafidh. Turut hadir unsur pimpinan DPRD Merangin, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan keluarga jamaah yang memadati kawasan masjid sejak dini hari.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menjelaskan bahwa total jamaah calon haji asal Kabupaten Merangin tahun 2026 berjumlah 388 orang. Seluruh jamaah tersebut dibagi dalam dua kelompok terbang atau kloter.

“Untuk Kloter 19 terdapat 279 jamaah, sementara Kloter 23 sebanyak 109 jamaah,” ujar Bupati.

Dari total jamaah yang diberangkatkan, sebanyak 169 orang merupakan jamaah laki-laki dan 219 lainnya jamaah perempuan. Pemerintah daerah memastikan seluruh proses keberangkatan telah dipersiapkan dengan matang demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi jamaah selama perjalanan menuju embarkasi hingga ke Arab Saudi.

Salah satu jamaah yang menjadi perhatian pada pelepasan tersebut adalah Tumirah, perempuan berusia 85 tahun yang tercatat sebagai jamaah tertua asal Merangin tahun ini. Di usianya yang sudah lanjut, semangat Tumirah untuk menunaikan ibadah haji menjadi inspirasi bagi jamaah lainnya.

Bupati M. Syukur dalam pidatonya juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar persoalan kemampuan ekonomi, tetapi lebih kepada panggilan dan kehendak Allah SWT.

Menurutnya, banyak jamaah yang harus menunggu belasan hingga puluhan tahun demi mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Bahkan tidak sedikit yang menabung sedikit demi sedikit dari hasil kerja keras sehari-hari.

“Ada yang menunggu lebih dari 10 sampai 15 tahun. Ada yang menyisihkan uang dari hasil kebun, gaji bulanan, bahkan dari tabungan kecil setiap hari. Ini adalah panggilan Allah yang luar biasa,” kata M. Syukur di hadapan jamaah dan keluarga yang tampak terharu.

Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. Mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem, para jamaah diminta menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.

Selain itu, Bupati berharap seluruh jamaah asal Merangin dapat menjadi duta daerah yang menjaga nama baik Indonesia selama menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER