Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa sistem tersebut sudah diatur dalam regulasi pemerintah, yang membedakan harga BBM untuk sektor industri dan nonindustri.BBM dengan oktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98 umumnya digunakan oleh kalangan industri dan masyarakat mampu, sehingga tidak mendapatkan subsidi dan tidak membebani anggaran negara.
Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga stabilitas harga BBM subsidi sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat. Kebijakan terkait subsidi sepenuhnya berada di bawah kewenangan Presiden dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional.Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu kenaikan harga BBM, sekaligus memastikan kebutuhan energi nasional tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.