Saya sangat bahagia untuk mereka," ujar Quiles.Ada pemandangan menarik saat seremoni podium. Sebagai seorang Muslim dan mengingat usianya yang masih 17 tahun (di bawah batas minimal konsumsi alkohol di Brasil yakni 18 tahun), Veda memilih menepi saat tradisi penyemprotan sampanye Prosecco Doc berlangsung.
Pembalap lulusan Astra Honda Racing School ini hanya melakukan toast (bersulang) dengan Morelli dan Quiles, lalu memilih meminum air mineral.
Sikap santun dan prestasi gemilangnya ini menuai pujian dari pengamat MotoGP internasional, Gavin Emmett, yang menyebut Veda sebagai bintang baru dari negara dengan basis penggemar MotoGP terbesar di dunia.
Keberhasilan Veda Ega Pratama menjadi pembalap Indonesia pertama yang berdiri di podium ajang Grand Prix Moto3 merupakan pencapaian luar biasa, mengingat ini baru balapan keduanya musim ini.Sambil memamerkan trofinya di garasi tim, Veda berseloroh dengan istilah "Joga Bonito", merujuk pada permainan indah khas Brasil yang ia aplikasikan di atas aspal Goiania.
Pencapaian ini diharapkan menjadi awal dari prestasi yang lebih besar bagi Veda di seri-seri berikutnya dan menjadi kado spesial bagi masyarakat Indonesia.
Apakah Anda ingin saya membuatkan meta deskripsi dan daftar kata kunci (keywords) spesifik agar artikel ini lebih mudah bersaing di mesin pencari?