MATAJAMBI.COM - Kisah pilu seekor bayi monyet bernama Punch di Ichikawa City Zoo akhirnya berujung manis. Setelah sempat terasing dan hidup menyendiri, Punch kini mulai menunjukkan tanda-tanda diterima oleh kelompoknya.
Sebelumnya, Punch menjadi sorotan publik lantaran sering terlihat memeluk boneka orang utan sebagai pengganti figur induknya. Momen tersebut viral di media sosial dan memancing rasa iba sekaligus haru dari warganet.
Kabar menggembirakan pun datang. Punch dilaporkan mulai aktif berinteraksi dengan monyet lain di dalam kawanan. Perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi proses sosialisasinya.
Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Rabu, 18 Februari 2026, disebutkan bahwa Punch mengalami kemajuan signifikan dalam pertumbuhannya.
“Untuk pertama kalinya, ada monyet dewasa di kelompoknya yang membantu membersihkan kutu di tubuh Punch,” tulis akun tersebut.
Tindakan grooming itu dinilai sebagai bentuk penerimaan sosial yang sangat penting dalam kehidupan satwa berkelompok, sebagaimana dijelaskan dalam unggahan tersebut.
Di berbagai video yang beredar, Punch kerap terlihat duduk sendiri sambil memeluk boneka kesayangannya. Adegan tersebut membuat banyak pengguna media sosial merasa tersentuh.Berdasarkan informasi yang dihimpun, Punch lahir pada Juli 2025. Namun tak lama setelah dilahirkan, ia ditinggalkan oleh induknya.
Situasi tersebut membuat para penjaga kebun binatang mengambil alih perawatan. Mereka memastikan bayi monyet Jepang yang sempat viral itu tetap memperoleh asupan nutrisi, perhatian, dan kasih sayang yang dibutuhkan.
Dalam kondisi alami, bayi monyet biasanya terus bergantung dan menempel pada induknya. Karena itu, kondisi Punch menjadi tantangan tersendiri bagi tim perawat satwa di kebun binatang tersebut.
Perjalanan hidup Punch yang penuh perjuangan membuatnya dijuluki “Naruto Monkey” oleh warganet.
Julukan itu muncul karena kisahnya dianggap serupa dengan karakter utama dalam serial anime Naruto, yang sejak kecil dikucilkan oleh warga desa sebelum akhirnya mendapat pengakuan.