Metronews

Jelang Ramadan 2026, Pemkot Jambi Gelar Pangan Murah untuk Stabilkan Harga Sembako

0

0

matajambi |

Jumat, 13 Feb 2026 16:53 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Pemkot Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBI, MATAJAMBI.COMPemkot Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat 13 Januari 2026.

GPM ini merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak secara nasional yang diinisiasi Badan Pangan Nasional guna menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya Pemkot Jambi mendukung program Asta Cita Presiden dalam aspek ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.

Kegiatan bertajuk “GPM Kota Jambi Bahagia Kolaborasi” itu dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, unsur Forkopimda Kota Jambi, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Jambi Roby Fathir, Direktur Keanekaragaman Pangan Rini Syawal, serta perangkat daerah Provinsi dan Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengurangi dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan GPM akan dilaksanakan secara rutin hingga Idul Fitri atau selama bulan Ramadan dengan jadwal pelaksanaan setiap minggu.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan akses pangan yang cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Diza.

Menurutnya, Pemkot Jambi sangat mendukung program nasional ketahanan pangan. Melalui 11 program prioritas, pemerintah daerah berupaya menjamin ketersediaan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau guna menciptakan ketahanan pangan daerah yang mandiri dan berkelanjutan.

“Dengan pengelolaan yang baik, GPM mampu memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas. Stabilitas harga juga dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendukung perdagangan lokal, serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Diza berharap, melalui pelaksanaan GPM, ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau dapat terus terjaga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal serta keberlanjutan sektor pertanian.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, Toko Daging Indonesia, serta organisasi perangkat daerah terkait.

“Saya meyakini keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam mengendalikan stok dan harga pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan bahwa GPM serentak merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan berkualitas dengan harga ekonomis, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sumber :

1 2

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER