Dalam arahannya, Wagub Abdullah Sani juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelestarian budaya daerah. Ia menilai generasi muda harus memiliki daya saing global, kemampuan komunikasi lintas negara, serta karakter yang kuat, namun tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Jambi.Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota perlu merancang program yang mendorong generasi muda tetap mencintai budaya daerah sekaligus siap menghadapi tantangan global.
Wagub menyambut positif pelaksanaan Rakor Program Pemuda dan Olahraga sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga secara terpadu.
Menurutnya, forum ini menjadi sarana strategis untuk menyelaraskan perencanaan, pembiayaan, penguatan sumber daya manusia, serta membangun kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
“Saya berharap Rakor ini menghasilkan rekomendasi yang mampu meningkatkan kualitas pembangunan kepemudaan dan olahraga di Provinsi Jambi,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Novriadi, A.P., M.Si., menjelaskan bahwa Rakor tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan menyatukan arah kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Menurutnya, Rakor menjadi forum evaluasi capaian program sekaligus penyusunan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pembinaan generasi muda serta prestasi olahraga daerah.
“Melalui Rakor ini, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat menyamakan persepsi, mengintegrasikan kebijakan, serta memastikan program kepemudaan dan olahraga berjalan secara terukur dan berkelanjutan,” ujar Novriadi.
Dengan terselenggaranya Rakor tersebut, diharapkan pembangunan sektor kepemudaan dan olahraga di Provinsi Jambi semakin terarah, mampu mencetak generasi muda berprestasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.