Selain itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudi, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga semula masuk dalam agenda kunjungan.
“Namun karena adanya rapat kabinet awal tahun 2026 di Hambalang, seluruh menteri wajib hadir sehingga harus kembali ke Jakarta,” ujar Al Haris usai upacara peringatan HUT Jambi di Lapangan Kantor Gubernur.
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi tahun 2026 mengusung tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029”.
Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian budaya daerah.
Al Haris mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga media massa untuk terus bersatu dan berkolaborasi membangun Jambi.
Menurutnya, capaian pembangunan saat ini tidak lepas dari kontribusi para pendiri Provinsi Jambi, para gubernur dan wakil gubernur terdahulu, serta seluruh pimpinan daerah yang telah mengabdi.
Sebagai informasi, hari jadi Provinsi Jambi ditetapkan melalui Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 1 Tahun 1970. Tanggal 6 Januari merujuk pada peristiwa bersejarah tahun 1957, saat Badan Kongres Rakyat Jambi mendeklarasikan Keresidenan Jambi dan wilayah Kerinci sebagai Daerah Swatantra Tingkat I yang langsung berhubungan dengan pemerintah pusat.
Semangat perjuangan inilah yang, menurut Hafiz, perlu terus dihidupkan oleh seluruh masyarakat Jambi. “Momentum HUT ke-69 ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat akan semangat kolektif untuk mewujudkan Jambi yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.