Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.Menurutnya, Kota Jambi saat ini mulai memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang diperkirakan cukup ekstrem.
Hal ini meningkatkan risiko kebakaran, baik di pemukiman maupun lahan terbuka.
Ia juga meminta peran aktif camat, lurah, hingga ketua RT untuk terus mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api.
Selain potensi kebakaran, Pemkot Jambi juga mulai mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih.
PDAM didorong untuk meningkatkan kapasitas produksi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Warga juga diminta segera melapor jika mengalami kesulitan akses air bersih agar bisa ditangani dengan cepat.Dalam peristiwa tersebut, tim pemadam kebakaran Kota Jambi bergerak cepat ke lokasi.
Dengan waktu respons sekitar sembilan menit, petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain.
Sebanyak 25 personel dikerahkan bersama lima unit mobil pemadam untuk mengendalikan situasi.
Wali Kota pun memberikan apresiasi atas kinerja cepat tim Damkartan yang dinilai berhasil mengurangi dampak kebakaran.