MUARO JAMBI,MATAJAMBI.COM – Warga RT 16, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi dibuat geger oleh penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan tewas di pinggir jalan, Kamis pagi 26 Maret 2026.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar, terlebih setelah diketahui korban sudah tergeletak sejak pagi hari tanpa ada yang menyadari bahwa ia telah meninggal dunia.
Kejadian bermula sekitar pukul 06.25 WIB, saat seorang warga yang melintas melihat korban dalam posisi miring di pinggir jalan. Saat itu, tidak ada kecurigaan karena korban disebut kerap terlihat duduk atau beristirahat di lokasi tersebut.
Namun, kecurigaan muncul ketika saksi kembali melintas sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapati posisi korban tidak berubah sama sekali. Setelah didekati, korban ternyata sudah tidak bernyawa.
Kondisi jasad bahkan sudah mulai dipenuhi semut di bagian wajah, menandakan korban telah meninggal beberapa waktu sebelumnya. Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat RT dan pihak kepolisian.
Penemuan jasad pria misterius ini juga sempat viral di media sosial. Video amatir yang beredar membuat warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Situasi di tempat kejadian perkara (TKP) sempat ramai sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian yang langsung memasang garis polisi.
Dari keterangan yang dihimpun, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan kaos biru dan celana, serta berkulit sawo matang.
Sejumlah warga menyebut korban bukan orang asing di kawasan tersebut. Ia disebut sering terlihat berada di sekitar lokasi, bahkan kerap duduk atau beristirahat di pinggir jalan, sehingga kehadirannya tidak menimbulkan kecurigaan sejak awal.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Kota Jambi guna proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga belum dapat memastikan penyebab kematian, apakah akibat faktor alami atau adanya unsur lain.
Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan.