Metronews

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Al-Asnawiyah Batang Hari Gelar Sholat Idul Fitri Lebih Awal

0

0

matajambi |

Jumat, 20 Mar 2026 13:28 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Al-Asnawiyah Batang Hari Gelar Sholat Idul Fitri Lebih Awal - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

BATANG HARI, MATAJAMBI.COM - Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Al-Asnawiyah Kabupaten Batang Hari, Jambi, melaksanakan sholat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Pelaksanaan ini berbeda dengan penetapan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan tersebut terjadi karena jamaah tarekat menggunakan metode hisab dalam menentukan awal Syawal. Hal ini disampaikan oleh Guru Mursyid, Buya Syekh Imam Asnawi, selaku pimpinan Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Al-Asnawiyah Kabupaten Batang Hari.

Dalam khutbah Idul Fitri, Buya Syekh Imam Asnawi menyampaikan sebuah hadits tentang Nabi Muhammad SAW yang mengucapkan “aamiin” sebanyak tiga kali saat naik mimbar. Hal tersebut berkaitan dengan doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah.

Doa pertama menyebutkan celakalah seseorang yang bertemu bulan Ramadhan namun tidak mendapatkan ampunan. Hal ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah kesempatan besar untuk meraih ampunan, sehingga jika seseorang tidak menjadi lebih baik setelah menjalaninya, maka ia termasuk orang yang merugi.

Doa kedua menyebutkan celakalah seseorang yang masih memiliki orang tua, atau salah satunya, tetapi tidak berbakti sehingga tidak masuk surga. Ini menjadi penegasan betapa pentingnya berbuat baik dan berbakti kepada orang tua selama mereka masih hidup.

Doa ketiga menyebutkan celakalah seseorang yang ketika disebut nama Nabi Muhammad SAW ia tidak bershalawat. Hal ini menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa membiasakan membaca shalawat setiap mendengar nama Rasulullah.

Dari ketiga doa tersebut dapat diambil pelajaran bahwa setiap muslim hendaknya memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya, berbakti kepada orang tua, serta membiasakan diri bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Di akhir kegiatan, Buya Syekh Imam Asnawi bersama jamaah melaksanakan ramah tamah dan saling bermaaf-maafan dalam suasana penuh kebersamaan.

Sumber :

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER