Metronews

Dari Rp35 Juta Jadi Rp700 Juta, Bupati M. Syukur Dorong Desa Durian Rambun ke Level Nasional

0

0

matajambi |

Kamis, 19 Mar 2026 09:30 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Desa Durian Rambun Cetak Prestasi, Modal Rp35 Juta Hasilkan Rp700 Juta dari Ketahanan Pangan - (IST)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

BANGKO, MATAAMBI.COM – Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, mencatat pencapaian luar biasa yang mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Merangin.

Dengan memanfaatkan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp35 juta secara efektif, desa tersebut berhasil menghasilkan panen padi ladang dengan nilai ekonomi mencapai Rp700 juta.

Keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di hadapan ratusan kepala desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana desa yang kreatif dan tepat sasaran mampu memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:

Mudik Lebaran Pakai Motor Honda? Simak Tips Penting Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Berkat keberhasilan tersebut, Desa Durian Rambun kini menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Merangin yang dipercaya memperoleh bantuan dari pemerintah pusat dalam program pelestarian hutan.

Bupati M. Syukur juga menegaskan bahwa prestasi ini akan dibawa ke tingkat nasional sebagai contoh keberhasilan desa dalam mengelola program ketahanan pangan secara mandiri.

“Pencapaian ini akan segera saya laporkan kepada Menteri Pertanian. Saya berharap Desa Durian Rambun dapat memperoleh penghargaan resmi dari pemerintah pusat atas dedikasi dan kerja kerasnya,” ujar M. Syukur.

Baca Juga:

Bupati Batang Hari Raih Cahaya Hati Award dari iNews Media Group atas Program Keagamaan

Bupati turut mengimbau seluruh kepala desa di Kabupaten Merangin untuk menjadikan Durian Rambun sebagai inspirasi dalam mengelola anggaran desa.

Ia menegaskan bahwa dana desa seharusnya tidak hanya digunakan untuk pengeluaran rutin, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan peluang ekonomi. Desa Durian Rambun sudah membuktikan hal tersebut.

Potensinya akan semakin besar jika dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah,” tutupnya.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER