“Kami di DPRD akan terus mengawal apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Harapannya, seluruh keputusan hasil Musrenbang RKPD ini dapat dijalankan dengan jelas, terarah, dan tepat sasaran,” tegasnya.Sementara itu, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh peserta yang hadir, mengingat suasana masih berada dalam bulan Syawal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, dan kita tetap menjadi pribadi yang istiqamah serta tawadhu sebagaimana semangat di bulan Ramadan,” ungkap Fadhil.
Bupati Fadhil menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Batang Hari tahun 2025–2029.
Ia menilai, forum tersebut harus menjadi landasan kuat dalam membangun Batang Hari secara berkelanjutan. Selain itu, perencanaan pembangunan daerah juga harus selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi dan program prioritas nasional.
Dalam kesempatan itu, Fadhil juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Batang Hari tetap mengacu pada lima misi utama daerah. Di antaranya penguatan ekonomi berbasis pertanian dan agrowisata, penguatan nilai keagamaan dan budaya gotong royong, serta penciptaan ruang kota yang aman dan nyaman.
Selain itu, pemerintah daerah juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, serta penguatan birokrasi yang harmonis dan sinergis hingga ke tingkat desa.Bupati Fadhil turut memaparkan capaian indikator makro ekonomi Kabupaten Batang Hari tahun 2025 yang menunjukkan perkembangan positif.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang Hari meningkat dari 3,42 persen pada 2024 menjadi 5,21 persen pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia atau IPM juga naik dari 73,12 menjadi 73,94.
Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,63 persen menjadi 8,27 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 4,49 persen menjadi 4,21 persen.
Capaian positif juga terlihat di sektor pendidikan. Angka literasi meningkat dari 61,79 menjadi 67,02, sedangkan angka numerasi naik dari 54,44 menjadi 63,18.
“Alhamdulillah, sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat menunjukkan perkembangan yang baik. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, termasuk dukungan DPRD yang terus mengawal kebijakan pembangunan daerah,” kata Fadhil.